Yuk ke Telaga Cebong, Dieng!

Keindahan Telaga Cebong, Dieng

Secara geologis, dahulu Dataran Tinggi Dieng adalah kawasan dimana adanya aktivitas vulkanik yang kemudian menyebabkan terbentuknya banyak kawah, kepundan, bahkan kaldera yang sekarang ini menjadi telaga. Oleh karena itu, tak heran jika banyak sekali telaga yang menjadi tempat wisata terfavorit di Dieng. Telaga yang biasanya didatangi oleh wisatawan salah satunya adalah Telaga Cebong. Paket wisata Dieng menuju ke Telaga Cebong selalu banyak diminati apalagi ketika musim liburan seperti tahun baru dan libur sekolah.

Secara geografis, telaga ini mempunyai luas sekitar 18 ha, namun semakin tahun sesuai perhitungan oleh para ahli, telaga ini semakin kecil dan menyempit sehingga sekarang ini luasnya kurang lebih hanya 12 ha. Sesuai dengan namanya, telaga ini mempunyai bentuk seperti cebong atau binatang berudu, terletak sebelah barat dari Bukit Sikunir. Air di Telaga Cebong ini merupakan sumber pengairan para petani untuk mengairi ladang dan sawahnya.

Keindahan Telaga Cebong, Dieng

Jika Telaga Warna mempunyai keunikan airnya yang menampakkan warna yang berbeda, Telaga Cebong juga mempunyai keunikan tersendiri, yaitu air nya yang selalu berkilauan seperti minyak ketika pagi hari. Momen tersebut kerap diabadikan oleh para wisatawan. Aktivitas lainnya yang dapat dilakukan di Telaga Cebong adalah memancing, membuat api unggun, dan menggelar tikar untuk piknik bersama rombongan liburan. Anda juga bisa mendirikan tenda dan bermalam di Telaga Cebong, banyak warga yang menyediakan penyewaan tenda dan alat camping lainnya di sekitar telaga. Telaga Cebong juga kerap dijadikan sebagai destinasi wisata yang cocok untuk anda dan pasangan anda.

Seperti pada tempat wisata lainnya, Telaga Cebong juga mempunyai cerita atau legenda yang berkembang dan tentunya sampai saat ini masih dipercayai oleh warga setempat. Konon katanya, pada proses pembentukan Telaga Cebong, terdapat legenda mengenai seorang bapak yang mempunyai kekuatan sakti, mempunyai kedua anak, dan terjadilah persaingan adik kakak yang mengadu kesaktian sehingga terbentuklah telaga ini. Percaya atau tidak, sebuah legenda pada suatu tempat tentunya menjadi kekayaan budaya di Indonesia yang harus terus dilestarikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *